Pages

Senin, 25 Juli 2011

Reporter Panglima Beraksi

it's new job in Panglima Media
Pekerjaan ini memang tidak mudah. tapi ternyata mengasikan.
terjawab sudah pertanyaanku ketika belum berkecimpung dalam dunia ini.

"kenapa sih ada aja yang mau jadi wartawan?"
"padahal, ini pekerjaan yang sangat sulit sekali dijalankan"

"Besarkah imbalan yang mereka terima , sehingga mereka mau berkorban hanya untuk hal ini?"

setelah dijalani, ternyata benar apa kata bapak dosen jurnalistikku.

"pekerjaan ini adalah panggilan hati"

yah, walaupun jurnalis jaman sekarang, sudah banyak yang melanggar kode etik jurnalis. ehemm..
sudahlah, aku tidak mau membahas hal itu disini.
lanjut Ggaann..




kang adik, habiburrahman El-shirazy. Ini pertama kalinya aku bisa berbincang-bincang dengan orang terkenal seperti beliau.

aku dan Eva, teman satu profesiku, berusaha mengkomunikasikan maksud kami kepada pihak panitia. beruntung, mereka dan manager pihak kang Adik mengizinkan kami. banyak hal yang kami tangkap dari hasil interview bersama beliau.

Ini pangilan hati sang reporter, kawan. hehehe. Terang saja, ketika itu, redaksi kami di Panglima Production tidak berencana untuk meminta pendapat dari beliau. tapi, sewaktu kami mengikuti seminarnya, kami pikir, tidak salah kalau redaksi kami ditambah pendapat dari tokoh terkenal.

Sempat aku menyebut, PANGLIMA PRODUCTION. tahukah kalian, apa ini?

Panglima Production adalah suatu komunitas yang merupakan kumpulan anak-anak dari angkatan lima di jurusan Ilmu komunikasi Unisma Bekasi. komunitas ini mengeluarkan karya bernama Panglima Media. Ini merupakan salah satu media komunikasi mahasiswa Ilmu Komunikasi. kami adalah media cetak internal yang ditempel disetiap mading fakultas.

Ajang eksplorasi diri? tentunya.

Salah satu filosof Ilmu Komunikasi Rene Descartes mengatakan bahwa Cogito, Ergosum (aku berpikir, maka aku ada).oleh karena itu, kami selaku mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi bermaksud untuk mengimplementasikan filosofi tersebut. Melalui media ini agar orang di luar sana mengetahui bahwa kami ada di Jurusan Ilkom.

PANGLIMA (Pasukan Angkatan Lima) 
kami hanya ingin berkarya dan melakukan hal-hal yang terbaik yang dapat dinikmati khalayak..
_Dela Visa_

Selasa, 12 Juli 2011

PERGAULAN REMAJA SAAT INI


      PERGAULAN REMAJA SAAT INI
Sebagai makhluk sosial, manusia tak bisa lepas dari yang namanya orang lain. Begitu pula dengan remaja. Ia memerlukan interaksi dengan orang lain untuk mencapai kedewasaannya. Yang perlu dicermati adalah bagaimana seorang remaja itu bergaul, dengan siapa, dan apa saja dampak pergaulannya itu bagi dirinya, orang lain, dan lingkungannya.
Untuk itu kita lihat terlebih dahulu pengertian pergaulan. Pergaulan berasal dari kata gaul. Pergaulan itu sendiri maksudnya kehidupan sehari-hari dalam persahabatan ataupun masyarakat. Namun tidak demikian dikalangan kebanyakan remaja saat ini. Gaul menurut dimensi remaja-remaja yang katanya modern itu adalah ikut dalam trend, mode, dan hal lain yang behubungan dengan keglamoran hidup. Harus masuk kedalam geng-geng, sering nongol dan konkow-konkow diberbagai tempat seperti mall, tempat wisata, game center dan lain-lain. Yang mana pada akhirnya, gaul dimensi remaja akan menimbulkan budaya konsumtif.

Yang patut disayangkan pula dari “gaul” kebanyakan remaja saat ini adalah standar nilainya diambil dari tradisi budaya ataupun cara hidup masyarakat nonmuslim. Cotoh, baju yang dipakai itu modelnya harus sesuai dengan mode-mode yang berkembang di dunia internasional saat ini. Dan bisa kita lihat pakaian-pakaian tersebut jarang sekali ada yang cocok dengan kriteria pakaian yang pantas secara islam.
Solidaritas dan kesetiakawanan sering dijadikan landasan untuk terjun kedunia hura-hura. Dengan “setia kawan” itu pula kebanyakan remaja mulai merokok, minum minuman keras, mengonsumsi narkoba, dan bahkan sex bebas. Kalau tidak ikut kegiatan-kegiatan geng ataupun teman nongkrong bisa dianggap tidak “setia kawan”. Paradigma seperti itulah yang menggerayangi pikiran sebagian remaja masa kini. Sebenarnya dengan tindakan itu mereka telah merusak kemurnian makna dari solidaritas dan kesetiakawanan itu sndiri.
Jika ditinjau lebih dalam “gaul” tidak akan menimbulkan banyak dampak negatif jika standar nilai yang dipakai untuk mendefinisikan gaul itu, standar nilai yang sesuai dengan syariat islam dan juga budaya timur yang penuh dengan tata karma dan kesopanan. Hanya saja, merubah sesuatu yang sudah mendarah daging disebagian remaja saat ini tidaklah mudah. Semua itu memerlukan sinergi dari semua pihak, baik orang tua, keluarga, pemuka masyarakat, pemerintah, dan yang tak kalah pentingnya adalah peran kita sendiri sebagai remaja yang akan menjalani kehidupan dalam bingkai kata “gaul” itu sendiri
By : Rachmawati Dwi Rahayu

Kuliah Umum Bersama Guru Besar UI


Kuliah Umum Bersama Guru Besar UI
Materi :  Evolusi Teori dan Methodologi Ilmu Komunikasi
Hari/Tanggal :  Rabu,11 Mei 2011
       Kuliah umum yang bertemakan “Trend Terkini Metodologi Penelitian sosial dalam Kajian Critical Discourse Analysis” yang diselenggarakan pada hari rabu,11 mei 2011 pukul 08:30 – selesai di gedung B FISIP Unisma dengan pembicaranya Prof.Dr. Ibnu Hamad M.Si seorang guru besar UI dan didampingi oleh Drs.Syaifuddin M.si selaku moderator.Guru besar UI yang telah memberikan pemetaan evolusi teori dan metotologi ilmu komunikasi yang dihadiri oleh mahasiswa Falultas komunikasi Sastra dan bahasa serta para dosen FKSB.Kuliah umum ini diawali dengan sambutan dari pak Jarot Prianggono selaku dekan FKSB sekaligus membuka kuliah tersebut.
         Teori dan metodologi ini merupakan salah satu materi kuliah ilmu komunikasi yang digunakan mahasiswa dalam melakukan riset atau penelitian dalam kajian ilmu komunikasi.Guru besar UI,Prof.Dr.Ibnu Hamad M.Si memaparkan berbagai teori dan metodologi komunikasi. Teori komunikasi yang di jelaskan beliau diantaranya,teori-teori komunikasi dari tahun 1978 oleh Fisher, sampai pengembangannya pada tahun 2007 oleh Robert Craig yang meliputi 7 tradisi teori komunikasi, diantaranya :

1.   tradisi sosio psikologis
2.   tradisi retorika
3.   tradisi semiotika
4.   tradisi fenomenologi
5.   tradisi sibernetika
6.   tradisi sosio kultural
7.   tradisi kritikal
Beliau juga menjelaskan beberapa metodologi meliputi  :
-          8 metode penelitian kualitatif
-          16 Discurse analysis
-          4 critical discourse analysis    
       “ untuk dapat menguasai ragam teori dan metode tersebut harus dilanjutkan dengan pendalaman melalui buku-buku,jurnal,diskusi,aplikasi riset dll” tutur Prof.Dr.Ibnu Hamad.
            Setelah Guru besar memaparkan materinya,moderator memberikan kesempatan untuk mahasiswa maupun dosen untuk bertanya,beberapa pertanyaan di ajukan oleh para dosen komunikasi maupun sastra dan tidak ketinggalan juga mahasiswanya.kulia umum ini berlangsung dengan baik.suasana yang tadinya hening tiba-tiba dapat di hidupkan kembali oleh Prof.Dr.Ibnu Hamad dengan candaanya sehingga membuat para dosen dan mahasiswa tertawa tapi kuliah umum ini tidak berlangsung lama karena Prof.Dr.Ibnu Hamad harus meninggalkan ruangan karena mempunyai urusan lain. Akhirnya kuliah umum ini ditutup dengan doa dan memberikan sebuah cenderamata dari unisma  untuk guru besar UI dan foto bersama.
selain itu pada kuliah umum ini , para mahasiswa  sangat aktif pada mengikuti seminar ini.
BY : Rachmawati Dwi Rahayu







Selasa, 05 Juli 2011

kuliah umum bersama guru besar UI

dengan materi :  evolusi teori dan methodologi ilmu komunikasi
Hari,tanggal :  rabu,11 mei 2011
Mengapa dinamakan evolusi?? Karena adanya perubahan secara perlahan – lahan.
Yang di tandai oleh 2 hal utama :
1.      Mapping the territory ( seven tradition in the field of communication theory )
Tradisi retorika,komunikasi seni memanfaatkan wacana
Tradisi semiotika, komunikasi merupakan usaha mendapatkan kesepakatan intersubyektif melalui tanda.
Tradisi fenomenologi ,komunikasi dilihat secara pengalaman orang lain.
Siber netika, komunikasi proses mengolah informasi
Sosio- psikologi,komunikasi ekspresi,interaksi,dan pengaruh.
Sosio- kultural,komunikasi proses reproduksi dari keteraturan sosial atau reproduction of social order.
             Kritikal, komunikasi upaya refleksi dari praktik wacana ( discursive reflection)
2.      Berkembangnya dan di adopsinya methods:
8 mpk kualitatif ( methode penelitian kualitatif)
·         Studi kasus : memahami proses
·         Fenomenologi ; menggambarkan
·         Gronded theory : menemukan
·         Etnometodologi;pengetahuan,prosedur dan pertimbangan
·         Etnografi: memahami
·         Biografi; makna dari kisah kehidupan
·         Historical sosial science: sudut pandang sejarah dari teori sosial
Clinical research : riwayat perilaku sosial
selain itu pada kuliah umum ini , para mahasiswa  sangat aktif pada mengikuti seminar ini.
BY : ANNISYA DEWI KURNIA

JAMU YANG MERACUNI TUBUH

      
 Berita dari  tv one,Beragam tumbuh-tumbuhan, akar-akaran, dan bahan alami terdapat di berbagai daerah di Tanah Air. Tak heran apabila nenek moyang terkenal pandai meracik jamu dan obat-obatan tradisional untuk menyembuhkan berbagai penyakit.
Kini warisan nenek moyang sejak ratusan tahun lampau ini masih dijaga. Jamu mulai dijajakan penjual jamu gendongan. Karena sifatnya yang alami jamu dipercaya membantu penyembuhan aneka penyakit tanpa efek samping seperti obat kimia. Jamu juga mampu menjaga kebugaran tubuh.
Di Tanah Air, bisnis jamu maju dari hari ke hari. Tidak hanya dijual dengan gendongan, jamu mulai dijual di kios atau tenda-tenda. Kios serta kafe jamu tumbuh seperti jamur. Omzet bisnis jamu nasional tahun ini ditaksir mencapai Rp 8 triliun.
Kini jamu tradisional sedang “sakit” karena kalah bersaing oleh jamu palsu. Dari omzet Rp 8 triliun per tahun, separuhnya dikuasai justru oleh jamu palsu alias jamu kimia. Dari hasil investigasi tim Sigi, produksi jamu palsu seperti tak pernah mati.
Jumlahnya jamu palsu mencapai ratusan merek. Sebagian besar jamu-jamu palsu adalah asam urat, flu tulang, rematik, pegel linu, dan jamu-jamu yang menawarkan keperkasaan bagi kaum pria. Jamu untuk keperkasaan paling banyak diminati.
Peracik jamu kimia di sentra penghasil jamu Jawa Tengah mengakui bisnis jamu palsu sudah menjadi kelaziman. Pasalnya adanya tuntutan konsumen yang menginginkan jamu yang manjur dan cespleng. Malam minum, pagi sehat segar bugar.
Di Jakarta, operasi gabungan nasional yang melibatkan polisi dan Badan POM juga menuai lebih dari 300 kasus obat dan makanan ilegal. Kasus terbaru terbongkar oleh Polsek Tebet pada dua pekan silam. Saat itu ditemukan 15 ton lebih obat-obatan bahan pembuat jamu.
Dengan terbongkarnya penyuplai obat pabrikan hingga distributor jamu kimia masyarakat berharap langkah ini bisa memutus mata rantai sindikat jamu palsu. Dengan demikian warga terlindungi dari kemungkinan mengonsumsi jamu palsu.
Jamu adalah obat warisan leluhur yang harus dijaga keasliannya. Bukan dijual bercampur bahan kimia yang meracuni tubuh. Praktik mafia jamu kimia bukan hanya menipu konsumen tapi juga merusak citra jamu secara umum. Jika jamu yang menjadi warisan leluhur saja dipalsukan dengan racun-racun mematikan begini rupa. Bangsa macam apakah sebenarnya kita ini.
BY: ANNISYA DEWI KURNIA

Cinta dikejar deadline


Citra adalah tokoh utama didalam FTV ini yang diperankan oleh Angelica Faustina yang ngetop dalam serial TV Angel Diary. Cerita ini dimulai ketika Citra akan menikah dengan tunangannya tetapi pada hari sebelum pernikahannya ia melihat calon suaminya, Glenn sedang duduk disebuah taman dengan seorang wanita yang ternyata selingkuhannya. Sontak Citra berlari seraya menangis hingga saat ia akan menyebrangi jalan ia tertabrak oleh sebuah bajaj yang berisi penuh oleh perabotan rumah tangga. Itu adalah awal kisa dari FTV yang berjudul Cinta dikejar deadline yang ditayangkan di stasiun TV swasta RCTI pada hari Senin pukul 11.00 malam.
Ketika liat diawal saja saya sudah tertarik dengan FTV ini maka saya melanjutkan unntuk menontonnya. Lanjut cerita, tiba-tiba Citra terbangun dari tempat tidurnya dan berkata "ini hari pernikahan aku , kenapa aku baru bangun" ujarnya dengan nada penyesalan. Citra turun dari tangga dan berteriak memanggil ibunya . Tetapi ibunya tidak menjawab hingga citra menemukan ibunya di teras sedang menangis karena ada dept colektor sedang menaggih hutang . Ternyata Citra koma dan ibunya berhutang kepada bank untuk membiayai biaya rumah sakit Citra. Ruh Citrapun terus bergentayangan .
Di lain sisi dari FTV ini terdapat tokoh yang bernama Rezha yang diperankan oleh Vicky Nitinegoro. Ia adalah seorang anak milyarder yang baru ditingglkan oleh ayahnya. Sebelum meninggal ayahnya meninggalkan sebuah video yang dititipkan kepada orang kepercayaan ayahnya yaitu om Alan. Video itu berisi tentang ayah Rezha yang mewarisi seluruh kekayaannya kepada Rezha tetapi dengan syarat bahwa Rezha harus menikah sebelum ulang tahunnya yang ke 25 . Sedangkan ultah Rezha hanya tinggal 1 minggu lagi. Rezha membuat sayembara mencari calon istri dengan memasang iklan baik ditelevisi maupun dikoran. Dari sekian banyak wanita tak satupun yang terpilih. Tak sengaja ketika Rezha berlari karena dikejar banyak wanita Rezha bertemu dengan arwah Citra. Pada mulanya Rezha tidak tahu bahwa Citra adalah ruh yg terlepas dari jasadnya yang sedang koma di rumah sakit.
Citra meminta tolong kepada Rezha untuk mencari Glenn . Ketika Rezha tahu bahwa Citra adalah sebuah ruh, Rezha ketakutan dan terus mengusir Citra . Tetapi Citra tetap menghantui Rezha kemana pun ia pergi hingga akhirnya Rezha mau menolong Citra. Glenn pun ditemukan sedang bersama pacarnya . Citra marah hingga ingin memukul Glenn tetapi apa daya Citra tidak bisa karena Citra hanya sebuah ruh. Citra sadar bahwa Glenn sudah memilih yg lain .
Rezha pun telah melaksanakan permintaan Citra. Dan ia kembali pada tugasnya untuk mencari calon istri  agar warisannya tidak jatuh ke panti asuhan. FTV ini tidak sama sekali menyeramkan bahkan banyak adegan-adegan lucu.
Singkat cerita karena waktu hanya tinggal 1 hari Rezha memutuskan untuk mnikah dengan Friska anak dari om Alan. Ternyata om Alan dan Friska hanya ingin menguasai harta Rezha . Ketika Rezha mengetahui itu, Rezha membatalkan pernikahannya secara sepihak. Akhir dari cerita FTV ini ketika Rezha sadar bahwa ia menyukai Citra begitupun dengan Citra. Rezha pergi ke rumah sakit dan memasangkan cincin ditangan Citra hingga Citra terbangun dari komanya. (Anggi Istiqomah)