Pages

Tampilkan postingan dengan label Laporan Kuliah Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Laporan Kuliah Umum. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Mei 2011

Stadium General I

 Rabu, 11 Mei lalu diadakan general stadium atau kuliah umum  bagi mahasiswa Fakultas Komunikasi Sastra dan Bahasa Universitas Islam 45 Bekasi (UNISMA), yang bertempat di gedung B Fisip UNISMA. Kuliah Umum dihadiri oleh mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi dan Sastra Inggris serta para dosen dari kedua jurusan itu.
“Trend Terkini Metodologi Penelitian Sosial dalam Kajian Critical Discourse Analysis” adalah tema yang diambil untuk kuliah umum tersebut. Kuliah Umum itu dimulai sekitar pukul 8 pagi hingga selesai dengan moderator Drs Syaifudin M.Si dan pembicara Prof. Dr. Ibnu Hamad yang merupakan guru besar prodi Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia. Beliau aktif dalam CSR serta majalah bisnis dan merupakan staf ahli menteri pendidikan, dan beliau juga pandai bepantun. Beliau sempat membalas pantun yang diutarakan oleh pembawa acara.
“Acara ini merupakan program rutin, nanti akan ada stadium general kedua” ujar Afrina Sari memberikan sambutan pertama. Kemudian sambutan yang kedua sekaligus pembukaan stadium general atau kuliah umum itu disampaikan oleh Dr. Jarot Prianggono M.Si selaku dekan dari Fakultas Komunikasi Sastra dan Bahasa.
Hal yang disampaikan pembicara tidak sesuai dengan tema yang telah ditetapkan, karena menurut pembicara sebelum membahas Critical Discourse Analysis mahasiswa perlu mengetahui dan mempelajari teori dan methodologi Komunikasi. Jadi hal pokok yang dibahas pada kuliah umum itu adalah Evolusi dan Methodologi Ilmu Komunikasi.
Suasana dalam ruangan tidak tidak terlalu hikmad hanya sebagian mahasiswa antusias terhadap kuliah umum tersebut. Banyak mahasiswa yanyang asik dengan ponselnya tanpa mempedulikan materi yang disampaikan oleh pembicara dan tidak sedikit pula mahasiswa yang mengobrol dengan teman disampingnya.
Hanya berberapa mahasiswa saja yang melemparkan petanyaan kepada pembicara saat dibukanya sesi tanya jawab oleh moderator. Ketika itu hanya ada dua mahasiswa yang bertanya yakni Widy Darma dan Evi, keduanya mahasiswa dari jurusan Ilmu Komunikasi. Para dosen dari fakultas komunikasi sastra dan bahasa yang hadir pada kuliah umum tersebut juga ikut melemparkan pertanyaan kepada pembicara. Keterbatasan waktu membuat moderator hanya membuka 2 sesi untuk tanya jawab. Pukul 11 lebih acara kuliah umum itu berakhir. (Anggi Istiqomah)

Selasa, 24 Mei 2011

kuliah umum bersama Prof. Ibnu Hamad

Pada tanggal 11 mei 2011 Universitas islam “45”  kedatangan guru besar dari Universitas Indonesia yang bernama Prof.Dr.Ibnu Hamad,ia mengisi kuliah umum tentang “Trend Terkini Metodologi Penelitian Sosial dalam Kajian Critikal Discourse Analysis”.acara ini merupakan program rutin akan ada lagi pada pertengahan agustus mendatang.
kuliah umum ini diikuti oleh  mahasiswa jurusan komunikasi dan sastra inggris (FKSB) dan juga para dosen dari masing-masing jurusan.pertama acaranya di buka dengan sambutan dari bapak Dekan yaitu Dr.Jarot Prianggono,M.Kom,selesai sambutan dilanjutkan dengan materi  kuliah umum sebelumnya pembawah materi memperkenalkan dirinya terlebih dahulu ia selingi dengan pantun, ternyata Prof.Dr.Ibnu Hamad suka berpantun  dan pintar berbahasa arab.
selesai itu, ia langsung memberikan materi yang pertama tentang Evolusi Teori dan Menthodelogi Ilmu Komunikasi yang terbagi menjadi 2 yaitu Mapping The Territory dan Developing Qualitative Research Methods.di lanjutkan dengan materi-materi yang lainnya seperti tujuh tradisi,persfektif,empat teori komunikasi yang beredar,model of communication,metode penelitian kualitatif,analisis wacana,penggunaan metode-metode kualitatif,teori dan metode,hubungan teori dan metode.
sehabis materi mahasiswa di beri kesempatan untuk bertanya soal materi yang dia berikan ada beberapa mahasiswa dan dosen yang bertanya dengan mudah ia menjawab pertanyaan itu.seiring berjalannya waktu jam sudah menunjukan jam 12 dan akhirnya selesai sudah kuliah umum pada hari tersAebut karena guru besar juga mempunyai urusan terakhir penutupan yaitu pembacaan doa dan di berikan kenang-kenangan dari universitas dan juga foto bersama.

by : Lia Deviyanti 

Methodologi Penelitian oleh Guru Besar UI

Saya mengikuti kuliah umum yang  bertemakan “Trend terkini Metodologi Penelitian Sosial dalam Kajian Critical Discours Analisis”. Dengan tema ini saja pasti mahasiswa yang mengikuti akan berpikiran tema ini adalah tingkat tinggi. Kuliah umum yang bertempat di gedung B FISIP UNIVERSITAS ISLAM 45 ini di laksanakna pada hari Rabu tanggal 11 Mei 2011, yang kemudian dihadiri oleh Mahasiswa-Mahasiswa Fakultas Komunikasi Sastra Dan Bahasa, dalam hal ini Dekan mengusahakan sekali agar Mahasiswa-Mahasiswanya dapat mengikuti kuliah umum ini walaupun tidak semua Mahasiswa hadir.
Kuliah umum yang terbilang menarik dengan Pembicara yang langsung di datangkan dari UNIVERSITAS INDONESIA, Prof.Dr. Ibnu Hamad,M.Si. Dengan Panggilan nya yang khas “prof”. Beliau berkata, “kenapa saya memilih tema mengenai Methodologi Penelitian Sosial dalam Kajian Critical Discourse Analisis? Karena Teori ini berhubungan dengan Evolusi. Kenapa Evolusi, karena teori  dan Methodologi ini sedang berkembang, jadi Mahasiswa cocok untuk membahas materi ini.”
Ditandai oleh Dua Hal Utama, Yang Pertama Pemikiran Baru teori komunikasi di petakan kembali kedalam tujuh Tradisi (Mapping    The Territory (Seven Tradition in the Field of Communication Theory) ). Dan yang Kedua Makin Suburnya teori Komunikasi Developing Qualitative Research Methods (Field Research, Discourse Analysis and Critical Discourse Analysis).”Jelas Prof.Ibnu.
Kuliah umum ini berjalan dengan baik, di lihat dari situasinya Mahasiswa Komunikasi dan Sastra Bahasa sangat memperhatikan dengan seksama.
“saya senang dengan kuliah umum ini, karena menambah wawasan juga, dan yang paling saya suka, saya jadi dapat merasakan belajar oleh Dosen UI." Ujar Evi  salah satu Mahasiswa Komunikasi Semester 4.
            Awalnya Mahasiswa sangat antusias dengan Kuliah Umum ini, akan tetapi setelah materinya Terlalu tinggi untuk Mahasiswa, kenyataannya dikusi di kuliah umum ini yang banyak berinteraksi malah Dosen FKSB itu sendiri, dan hanya Beberapa Mahasiswa yang memberikan pertanyaan pada Prof. Ibnu. 

writer
Eva Rosdiana

Belajar dari Guru Besar UI

Rabu, 11 Mei 2011. Fakulatas Komuniksi Sastra dan Bahasa (FKSB) Universitas Islam”45” Bekasi mengadakan Kuliah Umum. Acara ini khusus diperuntukan bagi para mahasiswa FKSB. Kuliah Umum yang awalnya diberi judul “Trend Terkini Metodelogi Penelitian Sosial dalam Kajian  Critical Discourse Analysis” ini ternyata mengalami perubahan secara pembahasannya. Prof. Dr. Ibnu Hamad sebagai pembicara yang merupakan seorang Guru Besar Ilmu Komunikasi dari Universitas Indonesia (UI) mengungkapkan bahwa pembahasan tersebut terlalu spesifik. Sedangkan yang akan beliau sampaikan adalah “Evolusi Teori dan Methodologi Ilmu Komunikasi”.
Kuliah Umum ini diadakan karena pentingnya pembahasan Teori dan Metode dalam Ilmu Komunikasi. Khususnya bagi para mahasiswa semester atas yang akan menyusun skripsi. Tapi berguna juga untuk para mahasiswa yang baru semester awal untuk menyusun sebuah karya ilmiah. Bahkan bermanfaat juga bagi para dosen, khususnya dosen Jurusan Ilmu Komunikasi.
Diakhir acara, seperti sebuah acara Kuliah Umum biasanya, dilakukan sesi Tanya jawab yang dipimpin oleh seorang moderator, bapak Syaifudin. Ternyata tidak hanya mahasiswa yang tertarik untuk bertanya lebih jauh, dosen pun banyak yang bertanya pada guru Besar kelahiran tahun 1966 ini.
Penyerahan kenang-kenangan
Kemudian ada penyerahan kenang-kenangan berupa plakat dari Fakultas Komunikasi Sastra dan Bahasa yang diwakili oleh Dekan FKSB, Dr. Jarot Prianggono kepada Prof Dr. Ibnu Hasan.
Harapan dari semua pihak adalah semoga Kuliah Umum ini dapat bermafaat bagi para mahasiswa dan dosen yang bersangkutan, juga untuk Prof. Dr. Hasan semoga ilmu yang dibagikan bermaanfaat. (Fauziah Cahyani)

Teori Komunikasi dan Metodelogi Penelitian Bersama Guru Besar UI


"Trend Terkini Metodologi Penelitian Sosial dalam Kajian Critical Discourses Analysis" merupakan judul kuliah umum yang dibawakan oleh Prof. DR. Ibnu Hamad, guru besar komunikasi Universitas Indonesia, pada hari Rabu (11/5) yang diikuti oleh segenap civitas academica Fakultas Komunikasi Sastra dan Bahasa Universitas Islam “45” Bekasi.

Sebagaimana dapat dilihat dari judul, kuliah umum ini membahas seputar teori komunikasi dan juga metodologi penelitian yang dapat digunakan saat menyusun karya ilmiah bertema komunikasi. Konsep teori komunikasi yang dikemukakan dalam kesempatan kali ini adalah “Tujuh Tradisi baru yang mendukung empat teori sebelumnya dan memetakan empat teori yang ada.”







Tujuh tradisi baru yang dimaksud adalah :
  1. Tradisi sosio psikologis
  2.  Tradisi retorika
  3.  Tradisi semiotika
  4.  Tradisi fenomenologi
  5.  Tradisi sibernetika
  6.  Tradisi sosio kultural
  7.  Tradisi kritikal

Tujuh tradisi baru tersebut pun mendukung empat teori sebelumnya yang dicetuskan oleh Aubrey Fisher:
  1. Perspektif mekanistik, komunikasi yang hanya lebih mementingkan sampainya pesan kepada receiver.
  2. Perspektif psikologis, komunikasi yang tidak hanya mementingkan sampainya pesan namun juga aspek psikologis receiver.
  3. Perspektif internasional, komunikasi yang memperhatikan latar belakang receiver.
  4. Perpektif pragmatis yang memfokuskan pada urutan prilaku yang sedang berlangsung dalam suatu sistem sosial.
Keempat teori tersebut pada akhirnya memetakan kelompok teori komunikasi yang beredar selama ini yaitu :
  1. Transmisionis, dimana menekankan pada pengiriman pesan dari sumber ke penerima melalui suatu saluran tertentu dengan suatu efek yang relatif lancar tanpa hambatan.
  2. Display, yaitu komunikasi adalah usaha memamerkan sejumlah pesan guna menarik perhatian khalayak.
  3. Penciptaan makna yang bertujuan untuk menghadirkan makna tertentu di benak khalayak. Komunikasi bukanlah mengirimkan pesan semata, tetapi yang lebih esensial adalah hendak menanamkan makna tertentu dalam pikiran penerima.
  4. Ritual, komunikasi dilakukan untuk memelihara kebersamaan dan solidaritas komunitas.
Selain menjelaskan seputar teori komunikasi, Bapak Ibnu pun menjelaskan sedikit mengenai metode penelitian terdapat 8 metode penelitian kualitatif, 16 metode analisis wacana, dan 4 critical discourse analisis.
Kuliah umum berlangsung dengan interaksi yang baik antara pembicara dan peserta kuliah. Terbukti saat dibuka sesi Tanya jawab, sejumlah peserta turut bepartisipasi dalam sesi tersebut. 

Adapun kekurangan dari kuliah umum ini berdasarkan penapat dari Dela Visa,19, mahasiswa ilmu komunikasi UNISMA yang mengikuti perkuliahan tersebut merasa bahwa apa yang disampaikan oleh Bapak Ibnu masih sangat teoritis. Hal ini mungkin dikarenakan peserta kuliah,rata-rata mahasiswa semester awal, yang masih awam didunia metodologi. Oleh karena itu beliau perlu menjelaskannya dari dasar sehingga terkesan teoritis.

Terlepas dari semua itu menurut Fauziah Cahyani,19, mahasiswa ilkom UNISMA beranggapan bahwa kuliah umum semacam ini perlu diadakan lebih sering karena dapat membuka wawasan mahasiswa tentang pembahasan yang tidak diterima mahasiswa diperkuliahan sehari-hari.(Jessi Carina)
Kuliah Umum 
Fakultas komunikasi, sastra, dan bahasa (FKSB)
Evolusi Teori dan Methodologi Ilmu Komunikasi

pemberian kenang-kenangan dari dekan FKSB kepada Pembicara


Pada 11 Mei 2011, Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa (FKSB) Unisma Bekasi telah menyelenggarakan perkuliahan umum untuk seluruh mahasiswa Ilmu Komunikasi dan dua kelas dari jurusan Sastra Inggris. Kuliah ini diselenggarakan di gedung B 102. mulai dari pukul 09.00-11.00.
Pembicara dalam pekuliahan umum ini adalah bapak Ibnu Hamad. Beliau merupakan salah satu guru besar UI (Universitas Indonesia) yang berada dalam bidang Ilmu Komunikasi.

Jumlah seluruh peserta sekitar 100 mahasiswa., selain itu, dekan FKSB, bapak Jarot Prianggono, M. Kom., kepala jurusan Ilmu komunikasi Ibu Tatik yuniarti, S.Sos kepala jurusan Sastra Inggris Bapak Endang S. Priyatna, S.S dan beberapa dosen dari kedua jurusan ini pun ikut hadir.

suasana ketika kuliah umum berlangsung
Beberapa mahasiswa merasa senang dengan adanya kuliah umum ini. pembicara yang interaktif dan sering berbagi cerita, membuat para mahasiswa tidak jenuh mengikuti kegiatan ini. Selain itu, dia pun sering membuat candaan diselang materi yang ia berikan. Namun, memang hanya sedikit mahasiswa yang paham dengan materi ini. bagi mahasiswa yang baru semester dua, mereka hanya menerima apa yang disampaikan tanpa menguasai betul-betul materi tersebut. Lain hal dengan mahasiswa yang sudah semester atas. materi yang disampaikan, sebelumnya sudah pernah disinggung di kelas. sehingga, dengan adannya perkuliahan itu, menjadikan mereka menginggat kembali materi tersebut.

Menurut salah satu dosen Ilmu Komunikasi, kedatangan guru besar tersebut, jarang terjadi. Sehingga, mahasiswa FKSB harus bersyukur dengan terselenggarakannya kegiatan ini. Tidak heran seluruh makasiswa sangat antusias mengikuti kegiatan ini. 

Pada awalnya, pihak panitia meminta pembicara untuk memberikan materi dengan tema Critical Discourse analysis (CDA). Namun, menurut beliau materi tersebut belum dapat untuk disampaikan, sebelum mahasiswa mengetahui tentang Metode penelitian. Sehingga, beliau menggunakan tema Evolusi Teori dan Methodologi Ilmu Komunikasi.

Materi yang beliau sampaikan benar-benar masih umum. Oleh karena itu, beliau berharap bahwa dosen akan melanjutkan materi ini di kelas. “Presentasi ini hanya menunjukkan peta ilmu komunikasi dalam teori dan metode” tuturnya.


Minggu, 22 Mei 2011

Kuliah Bersama Guru Besar UI

Rabu (11/5) mahasiswa Fakultas Komunikasi Sastra & Bahasa Universitas Islam 45 mengikuti kuliah umum. Judul kuliah umunya sih, agak 'menjelimet' dan bikin otak mumet. hehehe.. Judulnya "Trend Terkini Metodologi Penelitian Sosial dalam Kajian Critical Discourses Analysis" (bacanya sambil nahan napas), diisi oleh guru besar komunikasi Universitas Indonesia, Prof. DR. Ibnu Hamad. Kuliah umum ini diikuti oleh seluruh mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi dan Sastra Inggris UNISMA Bekasi. Kuliah umum ini diadakan di Aula FISIP - Gedung B 102 UNISMA.


Kuliah Umum bersama Prof. DR. Ibnu Hamad


Saya awalnya sangat bersemangat mengikuti kuliah ini. Awalnya hanya tahu kita akan mengkaji teori kritis. Tapi ketika melihat plotter di depan aula, otot mata ini rasanya agak sedikit berkontraksi, berhubung harus membaca tema kuliah umum dari ujung kiri ke ujung kanan (ditambah tidak mengerti maknanya).

Well, 1 jam pertama saya masih semangat. Saya kira akan sangat menyenangkan membahas teori kritis. Ternyata yang disampaikan oleh Prof Ibnu Hamad hanya paparan metode-metode penelitan yang terkini. Beliau menjelaskan tentang evolusi teori-teori komunikasi dari tahun 1978 oleh Fisher, sampai pengembangannya pada tahun 2007 oleh Robert Craig.
Kami mempelajari tentang 7 tradisi teori komunikasi (Craig : 2007), diantaranya
1. tradisi sosio psikologis
2. tradisi retorika
3. tradisi semiotika
4. tradisi fenomenologi
5. tradisi sibernetika
6. tradisi sosio kultural
7. tradisi kritikal --> harusnya spesifik membahas ini, kalau saya lihat dari judulnya.


Selain itu, kami juga diberi sedikit penjelasan tentang 8 metode penelitian kualitatif dan kunci-kunci untuk memahaminya (kalau kata Prof Ibnu Hamad sih, 'dalil'nya).

Agak sedikit kecewa, karena Prof. Ibnu Hamad tidak banyak berbicara tentang CDA (Critical Discourses Analysis) dan beliau belum bisa menjawab pertanyaan saya dengan jelas. Saya bertanya, bagaimana kita bisa menggunakan teori kritis dalam mencerna informasi (berhubung saat ini masyarakat Indonesia belum 'cerdas' menanggapi berita). Jawaban beliau terlalu terpaku dengan teori, tanpa menjelaskan aplikasi nyata di masyarakat dan dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh orang yang 'non-komunikasi' (mengingat saat itu ada jurusan Sastra Inggris juga).

Tapi ada positifnya juga saya mengikuti kegiatan kuliah umum ini. Saya jadi 'melek' metode penelitian, dan mungkin memberikan sedikit gambaran bagi saya ketika menyusun sebuah karya ilmiah.

Selain itu, saya menjadi mengerti efek komunikasi antarpribadi. Tiga bulan lebih saya kuliah komunikasi antar pribadi, namun tak dapat 'intinya' sama sekali (atau mungkin saya yang bodoh dan malas, hehe..). Namun lewat kuliah ini saya mengerti pengaplikasian teori komunikasi antarpribadi.

Ketika Prof Ibnu Hamad menjelaskan sesuatu, saya kurang begitu mengerti. Padahal saya sudah berusaha memberikan atensi sebaik mungkin. Namun ketika dosen saya, Pak Idham Holik, menjelaskan sesuatu saya lebih bisa menangkap intinya. Disini faktor proximity ternyata berpengaruh juga dalam efektifitas komunikasi.


Prof. DR. Ibnu Hamad bersama Dekan FKSB Unisma, DR. Jarot Prianggono


Wah, senangnya dapat pengalaman baru. Semoga ada kuliah-kuliah umum selanjutnya. Semoga universitas saya selalu dapat memfasilitasi mahasiswanya dalam belajar dengan baik. Semoga saya kelak menjadi komunikolog dan public relations yang kompeten. Amin ^_^

(Widya Darma)