Pages

Senin, 04 Juli 2011

Ala Cheff : Mengandalkan Cheff Cantik


Siapa yang tidak mengenal program Ala Cheff? Sebuah program demo memasak milik Trans TV yang ditayangkan tiap hari Minggu pukul 08.00. Selain dari makanan yang disajikan, program ini mempunyai daya tarik dari kemasan acara dan pembawa acara sekaligus cheff yaitu Farah Quinn.

Farah Quinn merupakan seorang koki asal Amerika. Selain koki dia juga merupakan seorang model. Wajah cantik, sikap ramah dan pembawaannya yang unik dengan logat english menjadi daya tarik sendiri bagi program Ala Cheff yang dia bawakan.

Ala Cheff merupakan program demo memasak yang menggabungkan resep tradisional dengan masakan eropa. Farah Quinn membuat masakan tersebut terlihat mudah pembuatannya.Setiap kali dia memasak jarang sekali menemukan tangannya yang kotor karena bahan masakan. Penampilannya juga tidak seperti koki lain dengan celemek dan topi cheff namun justru dengan pakaian biasa dan kacamata hitam.

Selain demo masak, Ala Cheff seringkali menampilkan liputan-liputan singkat. Biasanya liputan mengenai kunjungan home industry makanan kecil milik masyarakat. Objek liputan biasanya masyarakat menengah sampai kebawah. Selesai liputan, Farah Quinn akan memodif makanan tradisional tersebut.

Ala Cheff menempati tempat tersendiri dihati masyarakat. Tag line yang disiptakan Farah Quinn yaitu “This is it”, membuat program ini memiliki ciri khas sendiri.
(Jessi Carina)

Pepaya bisa mencegah kanker ?


REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Beberapa buah buahan dikenal memiliki bnayk manfaat, sehingga mereka disebut buah super. Kini ada satu buah yang lebih super dan dikenal berguna untuk mencegah kanker, yaitu buah Pepaya.

Pepaya adalah salah satu buah yang mengandung lycophene, yang dikenal sebagai zat yang sangat efektif dalam mencegah dan memerangi penyebaran sel kanker.
Seperti dikutip dari Menshealth, penelitian baru- baru ini menemukan bahwa lycophene menstimulasi tingkat dari sel pertahanan di dalam tubuh untuk melawan kanker. Hal ini bisa mencegah kerusakan DNA dan menghambat penyebaran kanker.
Para peneliti dari dari universitas Florida menemukan bahwa Pepaya efektif sebagai agen anti kanker untuk melawan jenis kanker seperti rahim, payudara, hati, paru-paru dan pankreas. Hasil dari penelitian itu dipublikasikan dalam jurnal Ethnopharmacology.
Hal ini diketahui setelah para peneliti mengadakan pengujian menggunakan teh yang dibuat dari ekstrak daun pepaya kering. Buah itu dikenal bisa meningkatkan zat kimia yang mengatur sistem kekebalan tubuh.
Dr Nam Dang dari Universitas Florida mengatakan bahwa ekstra pepaya yang diuji di laboratorium ini tak memiliki efek samping beracun terhadap sel yang normal. Sehingga kemungkinannya ia bisa digunakan sebagai obat alternatif. Penelitian lanjutan masih diperlukan untuk menentukan efek yang dihasilkannya jika ia masuk kedalam tubuh.
Dalam hal kandungan lycophene, ternyata Pepaya juga memiliki kandungan lain berupa sumber vitamin C, potasium dan asam folat yang membuatnya menjadi buah yang sangat menyehatkan.
Buah buahan lainnya dan sayuran yang mengandung lycophene yang cukup baik adalah tomat, semangka, anggur, dan secara umum makanan yang mengandung lycophene memiliki daging yang penuh warna

penulis : indana lazulfa 

Minggu, 03 Juli 2011

Ivestigasi Makanan, Minuman, dan Obat-Obatan.


Ivestigasi Makanan, Minuman, dan Obat-Obatan
        Di Indonesia, banyak orang yang mengalami kesulitan ekonomi ,karena semakin naiknya harga Sembako dan lain-lain yang semakin mencekik leher. Bagi orang yang kaya raya, mungkin ia tidak terlalu merasakan dampak kenaikan harga barang dan jasa, namun bagi orang-orang miskin, apalagi fakir. Hal ini menjadi alasan mereka melakukan tindakan-tindakan yang bodoh, di antaranya menipu, mencri, merampok, bersumpah palsu bahkan sampai aksi bunuh diri. Fakta di lapangan membuktikan aksi bunuh diri banyak dilakukan oleh orang yang tertekan secara ekonomi.
           
            Kesulitan ekonomi yang dirasakan oleh para produsen, agen, distributor dan pedangan membuat mereka harus lebih bekerja keras dan memutar otak untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal. Namun, setan tiak tinggal diam dalam hal ini, banyak dari mereka terjebak dalam meraup uang yang banyak, mereka menghalalkan segala cara, di antaranya memproduksi makanan dan minuman termasuk obat-obatan yang berbahaya bagi kesehatan manusia dan tidak ramah lingkungan. Seperti memproduksi kue, krupuk, otak-otak ikan, dan lain-lain yang dicampur dan atau bercampur dengan bahan-bahan yang tidak Halal dan bahan-bahan kimiawi (Borax, Aspartame, Formaline, Penaik Adonan, dan lain-lain). Dalam hal ini, Pemerintah tidak boleh lengah dan terkesan membiarkan praktek semacam itu.Perlu adanya tindakan Sosialisasi dan Penegakan Hukum Kesehatan.
           
            Salah satu tindakan Pemerintah dalam mencegah beredarnya makanan dan minuman berbahaya dan tidak halal adalah dengan membentuk Satuan Investigasi yang bertujuan untuk menindak tegas praktek pidana di dalam in put, proses dan out put makanan dan minuman yang dilakukan oleh para pelaku pasar dan masyarakat.
           
            Investigasi dilakukan secara rahasia (Top Secret) kepada para pelaku pasar dan masayarakat. Namun sebelum diterapkan Investigasi di tengah-tengah masyarakat, perlu adanya Sosialisasi dimaksud dan pemecahan masalah, diantaranya pemecahan masalah ekonomi, pendidikan, budaya, regional, dan lain-lain. Beri pemahaman, beri apresiasi dan beri vonis kepada pelaku pasar dan masyarakat terkait hal tersebut.
Diharapkan dengan dibentuknya Satuan Investigasi Makanan dan Minuman dimaksud, maka akan tercipta suatu masyarakat yang sehat, aman, damai dan sejahtera lahir dan batin secara berkelanjutan secuai amanah Pancasila dan UUD 1945.

By : Aditya



Sabtu, 02 Juli 2011

Curug Ngumpet



Curug Ngumpet adalah satu dari beberapa air terjun berukuran sedang yang berada di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Air terjun dan kawasan hutan lindung yang sangat luas ini barangkali tidak seterkenal dan tidak semaju daerah Puncak, namun ia menawarkan pengalaman yang unik, khususnya bagi yang suka menikmati udara segar dalam wilayah hutan rindang yang aman, bersantai di perkemahan, atau melakukan jelajah ringan sampai berat ke beberapa air terjun. Curug Ngumpet yang indah ini ditempuh dalam waktu 2-3 jam dari Jakarta, arah ke Selatan.
Seharusnya saya sudah mengunjungi Curug Ngumpet pada awal-awal saya mengenal daerah ini, namun namanya yang terdengar tidak begitu enak ditelinga telah membuat saya dengan sengaja melewatinya ketika itu. Nama, sebagaimana penampilan, kadang bisa juga menipu.
Beberapa pengunjung tampak tengah menikmati suasana di depan air terjun Curug Ngumpet .
Saya merasa cukup beruntung ketika berada di sana, karena cuaca cukup baik, air tidak begitu deras dan angin tidak begitu kencang sehingga tidak sampai membawa kabut air yang bisa membasahi kamera. Lokasi air terjun ini ditempuh hanya beberapa menit dengan berjalan kaki dari tempat parkir di tepi jalan, dengan lintasan yang mudah.
Salah satu jalur yang paling mudah untuk ke Curug Ngumpet adalah melewati Jalan Tol Jagorawi, keluar di Sentul City, lalu belok ke kanan untuk masuk ke Jalan Tol Sentul – Kedung Halang.
Keluar tol Kedung Halang, jalan lurus melewati lampu merah, lalu belok ke kiri saat tiba di jalan bercabang; ikuti terus jalan itu, masuk terowongan, melewati beberapa lampu merah sampai mentok di pertigaan, ambil jalan yang ke kanan. Di sini biasanya cukup padat lalu lintasnya.
Ikuti jalan sampai melewati Kampus IPB Dermaga. Setelah melewati “Kantor Pegadaian” yang kedua, temukan belokan di dekat Alfa Maret yang terletak di seberang toko Indo Maret; masuki jalan itu dan anda sudah menuju ke arah kawasan Gunung Halimun Salak. Jika anda tiba pada cabang jalan yang lurus dan ke kanan, ambil yang lurus..

disini tempat favorit saya untuk melepas penat dan menyegarkan hati saya,perjalanan yang lumayan jauh tudak berasa karena sudah terbayar dengan pemandangan yang amat bagus dan indah.. 

Jumat, 01 Juli 2011

Cheers for Frozen Yoghurt

Seharian beraktifitas di kampus pasti menguras banyak tenaga dan pikiran. Rasanya badan sampai lemas, otak sampai kusut. Apalagi hari Senin, hari pertama kuliah dalam seminggu dengan jam kuliah yang padat. Senin (6/6) seusai perkuliah Kewirausahaan, saya dan Jessi Carina terlibat sebuah percakapan di Laboratorium Komunikasi Universitas Islam 45 Bekasi.

"Wah, pusing begini enaknya jajan yuk", ajakku.
"Jajan frozen yoghurt aja" sahut Jessi.
Pamer Voucher Dulu ah...
Kebetulan kami mempunyai 3 buah voucher J.Co dalam rangka Grand Opening J.Co Blu Plaza. Voucher tersebut kami dapatkan ketika membeli 1 lusin donat Jpops bulan Mei lalu. Tak lama berpikir, kami langsung bergegas menuju Blu Plaza yang berjarak 5 menit dari kampus kami.

"Woi, gue ikut dong" sahut Dimas Luqman saat di parkiran motor. Akhirnya sore itu, kami pergi bertiga menuju Blu Plaza.

J.Co Blu Plaza (tampak dari dalam)
 J.Co di Blu Plasa terletak di lantai LG (lower groud) persis di depan lobby bawah pintu utama, bersebelahan dengan Paparons Pizza. Tempatnya tidak begitu ramai, luas dan nyaman. Dekorasinya yang bernuansa coklat dengan sofa-sofa yang nyaman menjadikan kami tak sabar singgah disana sambil menyantap frozen yoghurt kesukaan kami.

J.Cool atau frozen yoghurt ala J.Co adalah yoghurt dingin yang dibentuk seperti cone, kemudian ditambahkan topping buah atau permen kesukaan kita. Wow, ternyata pilihan topping untuk frozen yoghurt banyak sekali dan bervariasi. Jessi sampai bingung memilihnya.
Sibuk Memilih Topping Frozen Yoghurt

Akhirnya kami memutuskan memilih toppingg Almond, Oreo, Kiwi dan Nata de Coco. Kami menggunakan satu voucher kami untuk bertransaksi. Kami membeli sharing cup frozen seharga Rp 35.000,- dengan potongan harga dari voucher sebesar Rp 5.000,-.

J.Co memang tempat yang cukup nyaman untuk duduk lama dan berbincang. Apalagi didukung dengan akses internet wifi dengan kecepatan tinggi, semakin asyik untuk duduk dengan laptop dan bersiap mengunduh apa yang kita suka. Minusnya, letak J.Co Blu Plaza ini cukup tersembunyi dan sulit ditemukan apabila kita masuk dari pintu dekat parkiran motor (karena motor tidak melalui lobby). Selain itu, petugas J.Co yang mungkin masih terlihat baru dan kurang begitu ramah terhadap konsumen.

Dari kiri ke kanan : Saya, Jessi Carina, Dimas Luqman

Namun bagaimana pun juga, J.Cool tetap menjadi frozen yoghurt favorit saya. Harganya yang cukup terjangkau, Rp 15.000 untuk ukuran single, Rp 25.000 untuk ukuran double, Rp 35.000 untuk ukuran sharing, dan Rp 45.000 untuk take away package. Teksturnya yang lembut, rasanya tidak begitu asam, nyaman di lidah, dan pilihan topping yang bervariasi menjadi unggulan produk froyo dari J.Co dibandingkan dengan penjual frozen yoghurt lainnya.

(Widya Darma)

Manisnya Permen Susu Pengalengan


Nama Program : Jendela Usaha
Station              : TV One
Waktu Tayang   : Jumat, 01 Juli 2011 Pukul 14.30 – 15.00
Host                 : Yenny Yusra

Kawasan Pengalengan Jawa Barat sudah terkenal sebagai produsen pengolahan susu terbesar di provinsi tersebut. Kebanyakan warganya memiliki usaha peternakan sapi perah yang menghasilkan susu murni dengan kualitas terbaik. Sudah pasti, di sudut rumah sampai sudut jalan dapat ditemui penjual susu sapi. Dengan menggunakan media tempat susu aluminium para penjual susu sudah menyetorkan susu sapi hasil perahan kepada pengelola produk pengolahan makanan. Selain menjual susu sapi murni yang segar, di kawasan ini juga terdapat banyak produk olahan yang memanfaatkan susu sapi murni, diantaranya adalah dodol susu, krupuk susu hingga permen karamel. Semuanya menggunakan susu sapi murni yang dihasilkan oleh para peternak di pengalengan jawa barat.

Yenny Yusra mewawancari salah satu pengusaha produk pengolahan susu, permen karamel TK. Permen karamel ini dihasilkan dari 100% sapi murni. Pabrik permen susu karamel ini sudah berdiri sejak tahun 1970-an. Ibu Idah Datipah, pemilik usaha ini, sedikit menceritakan tentang proses produksi permen susu karamel.

Usaha ini diawali dari ide segarnya untuk memanfaatkan sisa susu sapi yang terbuang untuk kemudian diolah menjadi makanan siap konsumsi. Bu Ipah dibantu dengan keluarganya pun mulai meracik sendiri resep sederhana pembuatan permen susu karamel. Seiring dengan mengalirnya pesanan permen karamel, Bu Ipah pun memperluas penjualan permennya. Dan kini, usaha yang setiap bulannya bisa meraup omset hingga 200 juta rupiah.

“Saya adalah anggota peternak sapi perah disini. Dulu saya selalu membawa susu segar ke penampungan susu, namun sering ditolak. Bukan karena susu rusak, namun penampungan sudah kelebihan susu segar. Daripada dibuang, lebih baik dimanfaatkan untuk membuat permen karamel”, jelasnya.

“Resep saya dapatkan dari orang tua. Lalu saya mencari pengalaman dari sana-sini sampai saya dapat mengetahui tentang teknik pembuatan, racikan adonan permen, pengolahan, sampai siap dipasarkan ke konsumen”, sambungnya.

Resep permen karamel adalah 100% susu dengan gula pasir, dengan perbandingan 20 liter susu dan 5 kg gula pasir. Susu yang digunakan harus susu segar dengan kualitas bagus.

Setiap harinya, proses produksi dimulai sejak pagi. Jika dulu Bu Ipah mengantarkan susu segarnya ke pengumpul susu, kini ia mendapatkan susu sapi segar dari koperasi setempat. Setiap hari, koperasi mengantarkan 700 liter susu segar kepada Bu Ipah. Selanjutnya susu dipindahkan dalam drum-drum atau media berukuran sedang. Secara bergantian, pekerja memindahkan susu dari truk pengantar. Dari drum, susu lantas segera dituangkan ke kuali besar. Kuali besar ini sebelumnya sudah diisi oleh larutan gula pasir sebanyak 5kg per kuali. Harga susu yang didapat ipah dari koperasi adalah Rp 20.000,-/liter.
Proses pengadukan gula dan susu ini menghabiskan waktu sekitar 5 jam sebelum didinginkan kemudian dicetak. Alat yang digunakan pun cukup sederhana, yaitu wajan dan kompor. Dari 30 liter susu per hari, dihasilkan kurang lebih 9 kg permen karamel. 

Permen Karamel TK (Sumber : Google)
 
“Selama proses pemasakan berlangsung harus terus diaduk, jika tidak nanti gosong dan tidak bisa dikonsumsi. Pengadukan dilakukan sampai tidak lengket”, tutur Bu Ipah.

Dalam produksi Bu Ipah menggunakan gula putih. Karena jika ia memakai gula merah nanti hasilnya tidak kenyal dan warnanya hitam.

Setelah adonan berwarna coklat dan padat, ia dipindahkan ke tempat penghalusan dan penipisan. Proses selanjutnya adalah dihaluskan, didiamkan sebentar, kemudian dipotong-potong.
Proses penghalusan harus dilakukan ketika adonan masih panas agar lebih mudah dibentuk. Selanjunya, permen dibentuk dan dipotong-potong. Memotong permen karamel memang agak sulit, sehingga pisau yang digunakan harus benar-benar tajam. Menurut Bu Ipah, untuk mahir memotong permen karamel diperlukan waktu sekitar satu sampai dua minggu.

Di ruangan yang sama dengan ruangan pemotongan, dilakukan juga kegiatan pengemasan permen karamel. Yang harus diperhatikan dalam proses pengemasan adalah lipatan kertas. Sebelumnya, permen karamel harus disortir dan dipisahkan dari permen yang ukurannya tidak ideal. Sebelum permen dikemas, permen harus ditimbang lebih dahulu sebelum akhirnya dibawa ke ruang pengemasan akhir.

Untuk bagian pemotongan dan pengemasan, Bu Ipah merekrut karyawan wanita. Sedangkan untuk mengangkut susu dan mengaduk adonan permen karamel, Bu Ipah merekrut karyawan laki-laki. Bu Ipah memberikan kesempatan bagi masyarakat sekitar yang putus sekolah atau kurang mampu yang ingin bekerja untuk menjadi karyawannya.

Pelanggan permen susu ini merupakan pedagang toko kecil dan menengah yang berasal dari Kabupaten dan Kota Bandung, serta Jakarta. Kini produk TK terus berkembang, meskipun sempat berhenti produksi karena gempa Pengalengan pada tahun 2008 silam. Namun berkat keinginan kuatnya untuk berinovasi, Bu Ipah tak pernah kehabisan pesanan. Dengan dibantu anak-anaknya, kini perusahaan TK terus berkembang. Saat ini Bu Ipah membutuhkan hampir 1000 liter susu sapi segar per hari dan mampu memproduksi 10 ton permen karamel. Omset produksi per bulannya sekitar 200 juta dari seluruh item. Ongkos produksinya sekitar 80 juta untuk seluruh item.

Jiwa invoasi Bu Ipah tidak mati sampai disitu. Bu Ipah mencoba beberapa resep baru seperti kerupuk susu dan dodol susu. Bu Ipah mencoba mempromosikannya kepada konsumen, sampai akhirnya diterima dan kini menjadi produk usaha TK selain permen karamel.

Untuk pemasarannya di wilayah Jawa Barat, kebanyakan dijual ke toko-toko secara langsung. Untuk Jakarta dan luar Jawa Barat kebanyak mereka tahu dari internet atau televisi kemudian memesannya. Atau terkadang dari wisatawan yang datang ke pengalengan kemudian berkunjung ke sini. Untuk pengiriman barang minimum ordernya 10 kg. Apabila barang tidak dikirim, Ibu Ipah tidak menentukan jumlah minimum barang.

Saat ini, perusahaan Bu Ipah masih membutuhkan bantuan untuk pengembangan usahanya. Karena ia harus memenuhi pesanan yang datang. Kendalanya adalah apabila permen karamel dikirim ke wilayah yang panas, misalnya Jakarta, permen akan mudah meleleh. Ada pihak yang menyarankan untuk menggunakan kemasan aluminium foil agar tidak tembus udara dan cahaya, namun hal itu belum diterapkan karena terbatasnya sarana dan dana.

Kunci utama dari bisnis karamel Ibu Ipah agar terus berjalan adalah dengan menjaga kualitas dari susu dan produk yang dihasilkan, agar konsumen menjadi hafal dengan produknya dan produk mempunyai ciri khas.

(Widya Darma)