Pages

Kamis, 16 Juni 2011

Jatiluhur Water World

Pada kesempatan kali ini, saya akan bercerita tentang sebuah tempat yang pernah saya kunjungi. Selain dapat mengunjungi waduk dan bendungan di kawasan jatiluhur ternyata anda juga dapat menikmati objek wisata air yang beberbentuk kolam renang. Nama objek wisata air ini adalah Jatiluhur Water World. Jatiluhur Water World ini dapat dikunjungi  melalu jalan tol Purbaleunyi (Purwakarta-Bandung-Cileunyi), keluar di gerbang tol Jatiluhur.
Saya mengunjunginya pada waktu itu bersama keluarga saya. Salah satu tempat yang cukup bagus untuk jalan-jalan bersama keluarga diakhir pekan dengan pemandangan sekitar yang mempesona. Anda dapat melihat waduk jatiluhur yang luas dan bukit -bukit disekitarnya.
Jatiluhur Water World memiliki wahana  - wahana seluncuran (Waterslide) yang cukup menakjubkan. Terdapat 4 buah seluncuran, 2 untuk anak-anak dan 2 lagi untuk remaja dan orang dewasa. Ketika anda ingin meluncur anda harus menaikki tangga terlebih dahulu untuk mencapai seluncuran. 2 seluncuran untuk orang dewasa itu ada 2 jenis yakni seluncuran yang hanya lurus saja dan berliku-liku. Banyak anak-anak yang usianya jauh dibawah saya berani untuk mencobanya. Saya mencoba keduanya, keduanya cukup untuk membuat saya berteriak dengan puas.
Di sini anda sekeluarga dapat bermain air sepuas hati. Terdapat beberapa kolam renang yang disediakan sesuai umur mulai dari balita, remaja hingga orang dewasa. Selain seluncuran terdapat pula wahana ember tumpah dan Flying Fox yang dapat memicu adrenalin anda.
Walaupun tempat ini tidak terlalu besar tetapi tempat ini cukup bersih dan indah dengan desain yang dipenuhi ukiran bebatuan. Tersedia pula juga tempat untuk mengganti pakaian dan di dalam tempat ganti tersebut ada jasa penyewaan loker untuk menyimpan barang-barang anda. Harga penyewaan loker tersebut hanya 2000 rupiah saja tanpa batas  waktu yang ditentukan.
Banyak patung-patung yang dibuat untuk memberi keindahan seperti patung kepala singa yang mengalirkan air dari mulutnya. Banyak pula pohon yang sengaja ditanam didalam area ini sehingga membuat tempat ini terlihat cukup sejuk dan nyaman.
Tiket yang ditawarkan oleh Jatiluhur Water World relatif murah untuk hari biasa (senin-jumat) yakni 25.000, untuk hari libur(sabtu minggu) yakni 27.500, sedangkan untuk hari-hari besar seperti natal dan idul fitri tiket masuknya menjadi 30.000. Relatif cukup murah bukan ? (Anggi Istiqomah)

Sabtu, 11 Juni 2011

serunya weekend di kampoeng gajah ,BANDUNG

 pada waktu weekend saya dan abang saya pergi jalan - jalan ke bandung ,kami pergi hanya ber 4 saja ayah dan ibu saya tidak ikut .sampai di BANDUNG saya dan abang saya yang pertama dan ketiga beserta cewenya abang saya yang pertama makan di kampung daun .disana suasananya tenang dan udaranya sejuk sekali karena letak restaurant kampung daun itu di desa sehingga cuacanya masih sejuk .sampai di restauran kampung daun kami memesan makanan yang berbau makanan kampung  seperti ayam bakar bumbu bali dan yang lainnya karena daerah ini dekat dengan taman strawberry sehingga kami minumnya jus strawberry , pokoknya  kami menjadi senang makan disana  selain itu pelayannanya juga baik dan harganya pun tidak terlalu mahal.
selesai makan lalu  kami lanjut pergi ke kampung gajah ,sampai disana ternya ada taman strawberry dan kita boleh memetik sendiri ,wah saya nambah senang bisa berkebun dan memetik strawberry sendiri  .selesai memetik strawberry lalu kami bermain permainan yang unik dan seru sekali di kampung gajah .tidak terasa waktupun semakin malam dan akhirnya kami mensudahi permainan di kampung gajah .
lalu kami segera keluar dari kampung gajah dan kami mencari mesjid untuk solat maghrib ,selesai solat maghrib kami mencari makanan di pinggir jalan ,lalu kami makan selesai makan kami segera kembali pulang ke rumah meskipun larut malam . kami semua senang sekali bisa mngisi waktu luang dengan seru - seruan di BANDUNG,Kampung gajah.dan rasanya kalau ada weekend selanjutnya kami ingin mngunjungi tempat itu lagi.
by: Nizya dewi  nasution

Selasa, 07 Juni 2011

Pesona Bengkulu

Sunset di Pantai Bengkulu


“Oi Jessi, pai lah ke pantai. Tengoklah laut luas tu atau cubalah kunjungi benteng. Idak lagi bisa kau tengok yang macam tu di Bekasi..”
    Kutipan diatas adalah ucapan tanteku yang berdomisili di Bengkulu. Dia adalah adik ayahku. Namanya Tri. Aku biasa memanggilnya, Bucik Tri.

Bengkulu adalah kampung halamanku. Rumah nenekku berada di Jl. Enggano no. 72, Pasar Bengkulu. Tepat dibelakang rumah nenekku terdapat hamparan laut yang luas dengan perahu-perahu di pinggir pantainya. Pantai tersebut adalah pusat aktifitas untuk warga sekitarnya. Aku biasa melihat para nelayan pergi melaut dipagi hari dan pulang disore hari. Pesona pantai Bengkulu akan lebih terlihat saat senja. Langit berubah menjadi oranye dengan tekstur awan yang mengesankan. Aku dapat melihat matahari terbenam disana. Sore hari di pantai Bengkulu, aku dapat melihat para ibu dengan anaknya, para remaja, dan anak-anak yang berenang dipantai menikmati waktu luang mereka. Pantai Bengkulu mungkin tidak seindah Kuta, tapi dia punya pesonanya sendiri.
Pemandangan di Bengkulu
  
    Bengkulu adalah provinsi dengan sumber daya laut yang melimpah. Semiskin-miskinnya orang disana, mereka masih makan ikan. Sama seperti daerah yang lain, Bengkulu memiliki kekhasan kulinernya sendiri. Ada Bagar Hiu yang semakin langka makanannya. Kue Tat yang memiliki rasa yang khas dan ikan sambal tempoyak yang memiliki campuran durian pada sambalnya. Bagiku memakan masakan khas Bengkulu membuat aku heran pernah mengagumi masakan di rumah makan Bekasi. Karena masakan nenekku jauh lebih enak atau mungkin ini hanya masalah selera saja.






Benteng Marlborough
    Sekitar 50m dari rumah nenekku, terdapat salah satu objek wisata yang cukup menarik. Sebuah peninggalan sejarah berupa bangunan tua yang bernama Benteng Marlborough. Benteng Marlborough merupakan sebuah benteng peninggalan Inggris yang dibangun pada tahun 1914-1719 dibawah pimpinan Gubernur Jenderal Josef Colin semasa pendudukan merekan di Wilayah Bengkulu. Benteng Marlborough adalah benteng terbesar yang pernah dibangun oleh Bangsa Inggris selama kolonialisme di Asia Tenggara. Konstruksi Benteng Marlborough sangat megah. Berbentuk seperti cangkang kura-kura sangat mengesankan kemegahan dan kekuatan. Terdapat bermacam-macam peninggalan yang masih terdapat didalam benteng, dari sana kita dapat mengetahui pada masanya bangunan ini juga berfungsi sebagai pusat berbagai kegiatan termasuk perkantoran bahkan penjara.
Pemandangan Benteng Marlborough
      Masih lekat dalam ingatanku saat aku masih seorang gadis kecil. Aku terpesona oleh kampung halamanku. Sekarang setelah bertahun-tahun meninggalkannya dan kembali lagi kesana, aku sadar bahwa aku masih tersihir keindahannya.
( Jessi Carina)

Minggu, 05 Juni 2011

Musyawarah Besar HIMAKASI 2011 : Mencari Pemimpin Baru

Sabtu (21/5) HIMAKASI (Himpunan Mahasiswa Komunikasi) Univerisitas Islam 45 Bekasi, mengadakan musyawarah besar dalam rangka regenerasi kepengurusan himpunan mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi. Mubes diselenggarakan di Ruang Lab.Shooting Ilmu Komunikasi Unisma. Saya dan kawan-kawan PANGLIMA bertindak sebagai panitia pelaksana musyawarah besar.

Acara berlangsung 'ngaret' dari semula yang dijadwalkan pukul 10.00 baru berjalan pukul 11.00. Padahal kami selaku panitia sudah semangat sekali datang sekitar pukul 8, dan malam sebelumnya sudah melakukan persiapan sampai pukul 21.30. Alasan dipendingnya acara karena jumlah peserta sidang belum memenuhi forum 50+1.

Acara pertama dimulai, yaitu pembacaan tata tertib persidangan oleh Sahlan, Supriyadi dan Dela Visa sebagai presidium sidang. Namun ada suatu kendala ketika Ibu Siti Khadijah datang ke dalam ruang sidang dan tidak diperkenankan masuk ke dalam ruangan karena tidak memiliki undangan sidang. Ibu Siti bersikeras bahwa ia adalah perwakilan dari Fakultas sebagai peninjau dalam persidangan. Panitia tidak dapat membuat keputusan yang tegas dan bulat, karena dalam tubuh panitia senidiri masih ada ambiguitas yang dipengaruhi oleh pola pikir masing-masing.

Setelah istirahat makan siang, sidang dilanjutkan kembali. Presidium sidang selanjutnya dipegang oleh Gharisa Idharulhaq, Agung Wicaksono dan Ivan. Mereka memimpin sidang pleno II dan pemilihan ketua Himakasi baru. Acara pembacaan laporan pertanggungjawaban pengurus Himakasi lama berjalan lancar. Namun ada sedikit perdebatan tentang makna dari lambang Himakasi. Karena ternyata sang pembuat logo Himakasi, Reza Syaiful Anwar, juga tidak mengetahui dengan pasti aspek semiotika dari logo Himakasi tersebut.

Tibalah saat yang paling ditunggu-tunggu yaitu pemilihian ketua Himakasi yang baru. Presidium sidang mempersilahkan peserta sidang untuk mencalonkan diri sebagai ketua Himakasi. Arisanto dan Yati Octa Eviyanti pun maju ke depan sebagai dua kandidat terkuat yang telah banyak dibicarakan sebagai calon ketua Himakasi. 

Masing-masing calon ketua dipersilahkan menjelaskan visi-misi masing-masing. Namun ternyata Arisanto mengundurkan diri sebagai calon ketua. Menurutnya, musyawarah besar kali ini telah banyak mendapat intervensi dari pihak kampus sehingga demokrasi mahasiswa terganggu. Arisanto langsung keluar meninggalkan ruangan diikuti dengan presidium sidang, Gharisa Idharulhaq, kemudian diikuti oleh beberapa peserta sidang.

Yati Octa Eviyanti tetap bersikeras menjadi calon ketua Himakasi. Kemudian presidium sidang Agung Wicaksono mengadakan perundingan dengan peserta sidang, apakah sepakat bila Evi menjadi ketua Himakasi selanjutnya? Peserta sidang pun sepakat. Evi pun langsung dilantik sebagai ketua Himakasi yang baru periode 2011-2012.Ainur Ridho, sebagai ketua Himakasi sebelumnya, memberikan cap Himakasi sebagai simbol penyerahan kepengurusan kepada pengurus baru.



Penyerahan Simbolik Kepengurusan Himakasi, dari Ainur Ridho kepada Yati O. Eviyanti

Setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Himakasi, acara berakhir pada pukul 16.00. Semua peserta pun segera pulang dan menikmati akhir pekan. Kami panitia sangat lega dengan selesainya acara ini.Wajah Supri, ketua panitia, pun terlihat sumringah bercampur bingung bercampur letih. Segala kerja keras kami akhirnya membuahkan hasil lahirnya seorang pemimpin baru yang diharapkan mampu membawa Himakasi ke arah yang lebih baik. Yang paling penting, hikmah dari kepanitiaan ini adalah kekompakan PANGLIMA pun semakin bertambah. Long life Panglima!! :)

Panitia Mubes - PANGLIMA - Foto-foto setelah sidang
(Widya Darmawati)



Yogyakarta


Pada liburan sekolah, saya berlibur keyogyakarta bersama dengan keluarga.kami kesana menggunakan kereta api baru pertama kalinya saya liburan ke Yogyakarta .biasanya ,liburan ke bandung atau ke Surabaya.sesampai disana saya melihat suasana Yogyakarta yang begitu indah,sejuk dan tidak banyak polusi dimana-mana,sebab orang sana banyak menggunakan sepeda untuk berpergian atau menggunakan becak.menuju ke hotel saya mengunakan becak dan becaknya itu agak sedikit beda dari becak di Jakarta karena becak disana agak sedikit tinggi orang disana juga rama-ramah.sesampai di hotel,saya bergegesan mandi untuk jalan-jalan melihat suasana Yogyakarta pada sore hari .kebetulan hotel saya berdekatan dengan malioboro disana juga banyak wisatawan asing yang berlibur di Yogyakarta.
Menurut saya lebih pantes Yogyakarta sebagai ibu kota dari pada Jakarta sebab ,di sana polusi jarang, bersih dan tertib dibandingkan dengan dijakarta yang padat penduduk terus polusi dimana-mana.malamya saya jalan-jalan ke malioboro disana banyak terjual baju, sandal , pernak-pernik khas sana.yogyakarta juga mempunyai makanan khas yaitu gudeg.selain malioboro disana juga ada candi Borobudur dan prambanan candi Borobudur juga merupakan keajaiban dunia. Kalau kita sudah naik keatasnya kita bisa melihat pemandangan disekitar sana.ada satu candi yang didalamnya ada patung kalau misal kita bisa megang tangannya aja katanya apapun yang kita impikan bakal tercapai. Saya tertarik sekali ingin mencobanya tapi susah sekali untuk megangnya padahal dari luar terlihat mudah tetapi pas dicoba seakan patung itu bergerak supaya kita tidak bisa memegangnya.habis dari Borobudur saya menuju keraton Yogyakarta yang jaraknya tidak begitu jauh dari candi Borobudur disana kita harus menggunakan sepatu untuk masuk kedalamnya tidak boleh berbicara yang aneh-aneh. Di dalam keraton terdapat rumah sultan terus orang keration juga masih suka menyediakan sesajen. disaat liburan banyak wisatawan juga yang berkunjung, disana ada pertunjukan tari yang diiringi music tradisional. Selain candi dan keraton Borobudur juga mempunyai kaliurang yang dimana ada tempat pemandian dan tempat rekreasi lainnya.saya sangat suka sekali berliburan ke Yogyakarta , Yogyakarta juga salah satu tempat favorite saya beserta keluarga.

                                                                                                           By: Lia Deviyanti

Jumat, 03 Juni 2011

Intermezzo : Bayarin Dong.........

I've just made this comic at http://www.makebeliefscomix.com/Comix/

klik pada gambar untuk melihat lebih jelas


Widya Darma

Kamis, 02 Juni 2011

Monumen nasional Indonesia


Monumen nasional atau biasanya disebut dengan monas atau tugu monas merupakan salah satu objek wisata yang terletak di Jakarta pusat yang saya sukai karena dengan jalan-jalan ke monas saya dapat mengetahui sekaligus bisa mempelajari peristiwa-perstiwa sejarah di Indonesia.

Monas memiliki ketinggian 132 meter dan di bangun sejak tahun 1961-1975.tugu monas ini dimahkotahi oleh lidah api yang dilapisi emas.sungguh menakjubkan bagi yang melihatnya.Monas dibuka setiap hari sehingga banyak pengunjung yang datang ke monas untuk menikmati panorama taman monas.Monumen ini terdiri dari 4 bagian yaitu lidah api dibagian puncak yang dilapisi emas terdiri atas 77 bagian yang disatukan,pelataran puncak yang luasnya 11x11 m,pelataran bawah yang luasnya 45x45 m dan museum sejarah nasional.Di halaman luar monas pada tiap sudutnya terdapat relief timbul yang menggambarkan sejarah Indonesia.

Agar kita dapat memasuki bangunan Monas ini,harus melalui pintu masuk di sekitar patung Pangeran Diponegoro lalu melalui lorong bawah tanah untuk bisa masuk ke Monas.
Untuk dapat menaiki pelataran puncak,pengunjung bisa menggunakan lift yang bekapasitas 11 orang dengan lama perjalanan sekitar 3 menit.Dari pelataran puncak Monas ini pengunjung bisa melihat kota Jakarta dari utara sampai selatan.pada bagian pelataran bawah monas,pengunjung dapat melihat taman monas yang indah,dan pada bagian paling bawah monas terdapat ruangan yang luas yaitu museum yang menampilkan peristiwa-peristiwa sejarah perjuangan bangsa Indonesia sebelum kemerdekaan sampai kemerdekaan.Untuk bisa masuk di museum dikenakan biaya Rp.2.500 untuk orang dewasa dan Rp.1.500 untuk pelajar/anak-anak.jika pengunjung ingin menaiki pelataran puncak monas dikenakan biaya sebesar Rp.7.500/orang.

Disekitar tugu monas,terdapat juga taman monas yang dilengkapi dengan kolam air denah tamannya yang bagus dan rapi dapat membuat pengunjung merasa nyaman.Taman ini terjaga sekali kebersihannya.bagi para pengunjung yang menikmati taman monas dapat menyewa kereta untuk berkeliling taman monas.Banyak pengunjung yang ada di monas,kita sekeluarga bisa berakhir pekan bersama di monas karena gratis untuk siapa saja yang mau berekreasi di taman monas.Saya merasa senang sekali akhirnya saya bisa berakhir pekan di monas bersama temen-teman.


( Christina Saputri )